Mazmur 6
...sebab TUHAN telah mendengar tangisku;
TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku. (Mzm. 6:8=9-10)
Perasaan sedih merupakan salah satu perasaan manusia. Perasaan sedih biasanya muncul ketika kita dihadapkan pada keadaan yang mengecewakan, menggelisahkan, atau menyedihkan. Ketika mengalami kesedihan, kita mungkin akan mengungkapkannya dengan menangis. Selain berguna untuk mengungkapkan perasaan sedih, menangis juga berguna untuk meringankan beban kejiwaan yang kita alami. Jika kita mengalami hal yang menyedihkan yang membuat kita menangis, kita tetap perlu meyakini bahwa Tuhan memperhatikan setiap tetesan air mata kita sebagaimana juga diyakini Pemazmur.
Pemazmur memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan. Di hadapan Tuhan, Pemazmur bisa mengungkapkan isi hatinya. Ketika penuh sukacita, ada kidung dilantunkan. Ketika ragu dan cemas, ada doa dipanjatkan. Ketika duka dan sedih, ada ungkapan hati dan air mata. Pemazmur yakin bahwa Tuhan melihat, mendengar, dan peduli kepadanya. Tak heran jika ia mengatakan, "TUHAN telah mendengar tangisku; TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku."
Tuhan Sumber Kekuatan akan selalu mendengar tangisan kita. Ia menghapus air mata kita dan mengabulkan doa kita. Karena itu, jangan malu untuk menangis di hadapan Tuhan. Jangan bimbang karena Tuhan pasti peduli kepada kita. Biarlah hati kita tetap dipenuhi keyakinan iman sekalipun mata kita dipenuhi air mata.
Doa:
Tuhan, terima kasih atas kepedulian-Mu pada tangisan dan air mata kami. Amin
Mzm. 6; Mi. 7:1-7; Why. 2:1-7