07 January 2017 / Renungan Harian

TUHAN Di Atas Badai


media

TUHAN Di Atas Badai

Mazmur 29

Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar. (Mzm.29:3)

Ada kenikmatan tersendiri bagi para pendaki gunung. Jerih lelah berjam-jam bahkan berhari-hari menempuh terjalnya bebatuan dan lebatnya hutan serta pelbagai bahaya, semuanya terbayar manakala berhasil mencapai puncak gunung. Di puncak itu, sang pendaki bisa melihat kebesaran karya Sang Pencipta. Tentu, itu pun hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan jagat raya. Jika kebesaran dan peristiwa dalam alam raya ini begitu dahsyat, apalagi Sang Pendiptanya.

Peristiwa dahsyat dalam alam semesta tentunya menakutkan bagi kebanyakan orang. Namun, kedahsyatan suara Tuhan berada di atas semua kengerian itu. Bahkan, suara-Nya dapat mengubah ancaman menjadi kemenangan. Air bah mengingatkan kita akan peristiwa Nuh yang mengerikan. Namun, Pemazmur mengungkapkan bahwa Tuhan berada di atas air bah. Tuhan menguasai dan mengendalikan badai. Dialah Allah yang perkasa. Pemazmur mengajak umat manusia untuk sujud menyembah Tuhan. Memuji dan menyembah-Nya bukan supaya kemuliaan dan kuasa-Nya bertambah, melainkan karena memang hanya Dialah Allah yang perkasa, dahsyat, dan dapat diandalkan!

Saat kita diterpa badai kehidupan yang membuat kita tidak berdaya, ingatlah bahwa kita mempunyai Tuhan yang lebih kuat dari badai apa pun. Badai yang dahsyat tidak menghalangi Tuhan untuk menyelamatkan kita; karena itu, berserahlah hanya kepada-Nya!

 


Refleksi:

Tuhan mampu melindungi kita dari badai apa pun yang terjadi dalam hidup kita.

 

Mzm.29; 1Sam.7:3-17; Kis.9:19b-31

Latest ARTICLE