02 February 2017 / Renungan Harian

Tempat Istimewa


media

Tempat Istimewa

Mazmur 84

Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! (Mzm.84:2)

Bagaimanapun wujud sebuah rumah, rumah bukan hanya sebuah bangunan. Rumah adalah tempat penyelenggaraan kehidupan dan penghidupan keluarga. Rumah harus memenuhi kebutuhan yang bersifat biologis, seperti makan. Rumah juga harus memenuhi kebutuhan non-biologis, seperti bercengkerama de gan anggota keluarga atau dengan tetangga. Dengan kata lain, rumah sesungguhnya tempat yang istimewa bagi seseorang. Karena itu, meskipun ada begitu banyak tempat indah di bumi ini, seseorang tetap rindu ingin pulang ke rumahnya.

Bagi orang beriman, selain rumah kediaman kita pribadi di bumi ini, ada rumah kediaman lain yang sedemikian istimewa, yaitu rumah Allah di Surga. Rumah Allah juga adalah rumah "keluarga", tetapi bukan keluarga secara sempit. Rumah Allah adalah rumah di mana Allah Bapa dan anak-anak-Nya dari segala penjuru bumi merayakan hidup sebagai keluarga Allah. Di rumah Allah, setiap orang disambut sebagai anak dalam keramatamahan Bapa. Bahkan, jikalau di bumi ini seseorang mungkin ditolak atau tidak mendapat tempat, rumah Allah adalah tempat yang memberikan ruang dan harapan.

Sebagai anak-anak Allah, kita patut merayakan hidup di bumi ini dengan limpahan syukur. Kita bukan hanya memiliki satu tempat istimewa, yaitu rumah kita di bumi, melainkan terlebih lagi rumah Allah di Surga.

 


Doa:

Ya Allah Bapa kami, terima kasih untuk tempat kediaman-Mu yang penuh rahmat. Amin

 

Mal.3:1-4; Mzm.84; Ibr.2:14-18; Luk.2:22-40

Latest ARTICLE