08 August 2016 / Renungan Harian

Teladan Iman


media

Teladan Iman

Ibrani 11:1-7

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (Ibr.11:6)

Iman biasanya berhubungan dengan sesuatu yang tidak terlihat atau tidak masuk akal. Orang beriman kepada Tuhan dan meyakini Ia akan datang kembali sekalipun hal itu bukan sesuatu yang masuk akal. Orang tunduk kepada Tuhan dan hal itu bisa dianggap aneh karena Tuhan tidak terlihat. kepandaian dan kekuatan manusia, atau kuasa alam semesta, tampak lebih menarik untuk diterima sebagai hal yang menentukan hidup, dibandingkan dengan Tuhan yang tidak terlihat.

Penyebutan nama Habel, Henokh, dan Nuh mengawali sederetan nama orang-orang yang menjadi teladan karena iman mereka. Persembahan Habel diterima Tuhan karena Tuhan berkenan akan imannya. Henokh diangkat oleh Tuhan menjadi tanda perkenanan Tuhan akan imannya. Nuh adalah contoh yang paling jelas karena ia bersedia membangun bahtera, bahkan sebelum ada hujan setitik pun. Nama dan kisah mereka disebutkan untuk mengingatkan jemaat bahwa orang yang beriman diperkenan oleh Tuhan dan itulah satu-satunya yang dibutuhkan oleh seorang Kristen.

Hal itu mengingatkan akan satu pokok ajaran gereja, yaitu sola fide: iman adalah satu-satunya cara untuk menerima anugerah keselamatan. Namun, iman itu harus mewujud dalam keseluruhan kehidupan. Iman itu juga yang membuat orang berani melangkah melanjutkan kehidupankarena tahu bahwa Allah yang diimaninya selalu berkenan untuk menyertainya.

 


Doa:

Tuhan, ajarilah kami untuk selalu bertahan dalam iman kami sekalipun tampaknya tidak masuk akal. Amin

 

Mzm.89:2-19; 2Taw.33:1-17; Ibr.11:1-7

Latest ARTICLE