01 February 2019 / Renungan Harian

Teguran Tuhan


media

Teguran Tuhan
2 Tawarikh 35:20-27

“Hentikanlah niatmu menentang Allah yang menyertai aku, supaya engkau jangan dimusnahkan-Nya!” (2Taw. 35:21)

“Bagaimana mungkin Tuhan menegur umat-Nya sendiri melalui kuasa umat lain?” Namun, kisah Yosia ditegur oleh TUHAN melalui Nekho, raja Mesir, diajarkan oleh firman Tuhan kepada kita. Tidak selamanya Allah memanjakan umat-Nya. Allah dapat memakai umat lain untuk menegur kita.

Yosia adalah raja Yehuda yang besar jasanya bagi kehidupan agama Israel. Pembuka perikop “setelah Yosia memperbaiki rumah TUHAN” menunjukkan salah satu dari banyak jasa Yosia dalam membangun agama. Namun, TUHAN tidak dapat dibeli dengan puji-pujian dan persembahan. Sekalipun Yosia berjasa membarui peribadahan dan mendermakan kurban hewan kepada rakyatnya, namun keluarga raja bertentangan dengan Mesir. Atas perintah Allah, Nekho bertindak. Nekho telah memperingati Yosia bahwa kali ini Allah berada di pihak Mesir, namun Yosia tidak berpaling untuk ikut berperang. Yosia lebih membela keluarganya daripada suara TUHAN. Akibatnya, Yosia gugur di medan perang.

Kita sering merasa yakin bahwa Tuhan selalu di pihak kita, sehingga menjadi lupa diri. Bahkan kita menutup mata dan telinga terhadap ajaran umat lain. Kita bersikap menolak jika Tuhan memakai orang yang tak seiman menegur kesalahan kita. Teguran Tuhan itu dapat termasuk teguran yang sangat keras. Oleh karena itu, janganlah kita mengabaikan peringatan-Nya, sekalipun melalui umat lain.


 

DOA:

Tuhan, pimpin dan ajar kami untuk membuka hati untuk mendengar teguran-Mu melalui umat lain. Amin.

Mzm. 71:1-6; 2Taw. 35:20-27; Kis. 19:1-10

Latest ARTICLE