21 October 2016 / Renungan Harian

Tegar Dalam Penganiayaan


media

Tegar Dalam Penganiayaan

2 Timotius 3:10-15

Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya... (2Tim.3:12)

Saya mengenal seorang jemaat yang awalnya mengenal Kristus lewat lagu rohani yang sering didengarnya. Makin sering ia mendengarkan lagu pujian, makin kuat tekadnya untuk mengikut Yesus. Namun, ia menghadapi tekanan yang luar biasa dari keluarganya. Ketika mereka mengetahui bahwa ia tertarik dengan kekristenan, mereka memindahkannya keluar kota untuk kuliah. Selepas kuliah, ia kembali ke kotanya dan bekerja sebagai pegawai negeri. Niatnya untuk menjadi Kristen tidak pernah surut sekalipun keluarga tetap melarangnya menjadi Kristen. Akhirnya, ia mengambil keputusan dan siap menanggung segala risiko akibat keputusannya mengikut Yesus. Ia pun dibaptis.

Paulus juga mengatakan bahwa memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Yesus akan menderita aniaya (ay.12). Bagi seorang Kristen sejak anak-anak, nas itu menggambarkan proses pembentukan karakter menjadi seperti Yesus. Namun, bagi mereka yang sebelumnya bukan Kristen, firman Tuhan itu bisa menjadi tantangan yang berat baginya. Ia benar-benar harus mengalami penderitaan akibat keputusannya untuk beriman kepada Kristus.

Kita pun belajar bahwa orang beriman yang tidak pernah mengalami kesulitan tentunya tidak akan menjadi pemenang. Ia hanya menjadi manusia lemah dan manja. Lewat penderitaan, Allah mendidik dan membentuk kita untuk menjadi manusia baru yang sanggup hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

 


Doa:

Tuhan, beri kami kekuatan agar kami mampu mengikuti Engkau dengan setia. Amin.

 

Mzm.84:2-8; Yer.9:17-26; 2Tim.3:10-15

Latest ARTICLE