02 April 2019 / Renungan Harian

Tahun Yobel


media

TAHUN YOBEL
Imamat 25:1-11

“Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu ….” (Im. 25:10)

Saudara pernah mendengar “Perayaan Yubileum?” Perayaan Yubileum berarti perayaan ulang tahun ke-50. Yubileum berasal dari bahasa Ibrani Yo’vel (Yobel). Ketika memperingati tahun kelima puluh (Yobel), orang Israel bukan sekadar merayakan ritual agama, tetapi benar-benar diperintahkan Tuhan untuk membebaskan alam dan sesama.

Terhitung sejak memasuki tanah perjanjian, orang Israel diperintahkan Tuhan menggarap tanah mereka. Di tahun ketujuh (sabat), mereka diminta mengistirahatkan tanah secara penuh. Setelah tujuh kali tujuh sabat, mereka memasuki tahun kelima puluh. Inilah yang disebut sebagai tahun Yobel atau tahun pembebasan. Tuhan meminta mereka untuk membebaskan tanah dan sesama. Tanah dibebaskan dengan cara tidak dikelola. Sesama dibebaskan dengan cara orang yang menjadi budak dimerdekakan; yang punya hutang, hutangnya dihapuskan. Dengan demikian bangsa Israel sesungguhnya dibebaskan dari sifat tamak. Mengapa mereka perlu membebaskan tanah dan sesama? Sebab Tuhan sendiri telah membebaskan mereka dari perbudakan juga.

Manusia modern cenderung dikuasai rasa tamak. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk bebas dari ketamakan. Tuhan menghendaki kita menghayati kasih, pemeliharan dan pembebasan-Nya, sehingga kita juga bebas dari rasa tamak dan bersedia membebaskan sesama yang menderita.

DOA:

Ya Tuhan, tolong kami agar merasakan pemeliharan-Mu, sehingga kami bebas dari ketamakan dan juga mau membebaskan sesama. Amin

Mzm. 53; Im. 25:1-19; Why. 19:9-10

Latest ARTICLE