. (Mal. 4:2)

">


08 December 2018 / Renungan Harian

Surya Kebenaran


media

Surya Kebenaran
Maleakhi 4:1-6

"Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya". (Mal. 4:2)

Menanti dapat menjadi hal yang berat, tetapi ada penantian yang layak untuk dilakukan. Menantikan pemulihan dari Tuhan, adalah penantian yang layak untuk kita lakukan.

Kitab Maleakhi adalah kitab terakhir dalam Perjanjian Lama. Kitab ini menjadi nubuatan terhadap datangnya hari Tuhan. Hari Tuhan di sini dipahami sebagai sebuah hari penghakiman, pemisahan antara orang fasik dan orang yang takut akan Tuhan. Dalam pemahaman Perjanjian Baru, nubuat ini digenapi dengan kedatangan Mesias, Yesus Kristus. Surya kebenaran itu akan terbit bagi orang-orang yang takut akan Tuhan, di mana dalam Lukas 1:78 disebutkan dalam nyanyian pujian Zakharia bahwa Mesias itu adalah “Surya pagi dari tempat yang tinggi” (Luk. 1:78).

Israel diajak untuk mengingat perintah Tuhan yang telah diberikan melalui Musa (ay. 4), untuk kembali berpegang kepada hukum-hukum Tuhan. Kedatangan Elia akan menjadi tanda di mana Elia membuat banyak orang bertobat (ay. 6). Kedatangan Elia tergenapi dengan kedatangan Yohanes Pembaptis sebagai pembuka jalan bagi sang Mesias, Yesus Kristus.

Kita adalah orang-orang yang telah memperoleh apa yang Tuhan janjikan. Sang Surya Kebenaran itu telah datang. Karena itu, hiduplah dalam terang itu, serta cerminkanlah terang itu kepada banyak orang dalam hidup kita.


 

DOA:

Tuhan, Engkaulah Surya Kebenaran kami. Kiranya kami hidup untuk mencerminkan terang-Mu. Amin.

Luk. 1:68-79; Mal. 4:1-6; Luk. 9:1-6

Latest ARTICLE