1 Petrus 5:1-11
Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah... (1Ptr.5:2)
Kecenderungan orang pada masa kini: jika ia melakukan sesuatu, maka ia harus mendapatkan sesuatu. Padahal, kekristenan tidak berorientasi pada "mendapatkan" atau "menerima", tetapi pada "memberi". Seorang Kristen diminta rela untuk berkorban atau siap dirugikan.
Petrus mengingatkan kita mengenai beberapa hal. Pertama, orang-orang yang kita layani adalah milik Allah atau kawanan domba Allah. Mereka bukan milik kita sehingga kita bukanlah penguasa mereka (5:2). Kedua, kita harus melayani dengan sukarela sebagai wujud ketaatan kita kepada kehendak Allah (5:2). Ketiga, kita harus menjadi teladan bagi orang lain (5:3). Keempat, kita harus bertanggung jawab kepada Sang Gembala Agung, yaitu Tuhan Yesus Kristus (5:4). Kelima, orientasi kita bukanlah pada keuntungan duniawi, melainkan pada "keuntungan" surgawi (5:4).
Ada beberapa hal yang perlu kita waspadai. Pertama, seorang Kristen tidak boleh menuntut hak untuk diistimewakan. Kedua, seorang Kristen harus menjadi teladan. Keteladanan ini sangat penting, khususnya saat kita menghadapi kesukaran atau hal-hal yang tidak menyenangkan. Ketiga, seorang Kristen harus berani menanggung risiko. Seorang Kristen yang selalu mencari keuntungan hanya untuk dirinya sendiri dan melihat orang lain sebagai objek untuk mencari keuntungan itu, tidak pantas untuk menyebut dirinya sebagai penggembala kawanan domba Allah.
Doa:
Tuhan, ajarlah kami untuk lebih suka memberi daripada menerima. Amin.
Mzm.84:9-13; Dan.5:1-12; 1Ptr.5:1-11