(Luk.12:51)

">


14 August 2016 / Renungan Harian

Risiko Mengikut Yesus


media

Risiko Mengikut Yesus

Lukas 12:49-56

"Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan." (Luk.12:51)

Apa risiko mengikut Yesus? Pertentangan adalah salah satunya. Kata-kata Yesus dalam ayat-ayat ini bisa dialami secara harfiah oleh sebagian orang. Tak sedikit orang yang harus berpisah dengan keluarganya karena mengikut Yesus. Hal itu terjadi karena keluarganya tidak suka jika orang itu mengikut Yesus. Orang tua mengusir anak, suami istri berpisah, kakak adik bermusuhan, itu semua kenyataan yang terjadi. Sekalipun menyedihkan dan memprihatinkan, ada saja yang mengalaminya.

Peristiwa demikian menunjukkan bahwa relasi dengan Yesus melebihi segala relasi yang lain. Bahkan, relasi yang sangat dekat seperti anak-orang tua, saudara kandung, dan suami-istri bisa menjadi tampak tak berharga jika dibandingkan dengan relasi dengan Yesus. Itu adalah bagian dari risiko mengikut Yesus. Yesus harus menjadi yang tertinggi dibandingkan yang lain. Bukan hanya masalah hubungan keluarga, risiko itu dapat pula mewujud dalam relasi yang lebih luas. Relasi pertemanan dan kerekanan dapat saja terputus karena orang memilih untuk mengikut Yesus. Untuk menjadi pengikut Yesus, orang harus berani mengambil risiko itu.

Apakah kita berani mengambil risiko itu? Bertindak benar sekalipun di tengah budaya yang tidak benar, tetap tekun, dan memilih hidup akan memunculkan risiko itu. Namun, jika kita berani menempuh risiko dalam mengikut Yesus, kita dimungkinkan untuk menjadi pengikut-Nya yang setia.

 


Doa:

Tuhan, ajarlah kami untuk berani mengikut Engkau dengan segala risikonya. Amin

 

Yer.23:23-29; Mzm.82; Ibr.11:29 - 12:2; Luk.12:49-56

Latest ARTICLE