Markus 3:7-12
Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia. (Mrk. 3:12)
Banyak orang gandrung dengan popularitas. Pelbagai cara pun diupayakan supaya tetap berada di papan atas. Sosial media pun menemukan momentumnya. Update status dan upload berita pun menjadi ritual sehari-hari. Ingin diketahui dan ingin diakui menjadi tujuan setiap orang. Supaya menjadi viral, apa pun dilakukan. Hal-hal yang bersifat prifat sekalipun disuguhkan di meja publik.
Menjadi aneh ketika membaca Injil hari ini. Tanya pun pantas mengemuka, "Mengapa Tuhan Yesus melarang roh-roh jahat memberitahukan siapa Dia?" Padahal, baru saja banyak orang disembuhkan, Roh-roh jahat yang melihat Yesus pun tersungkur dan berteriak" "Engkaulah Anak Allah." Adalah hal yang wajar bila peristiwa itu menarik banyak orang. Roh-roh jahat pun kelihatan tidak tahan ingin memberitahukan tentang siapa Dia. Namun, Tuhan Yesus justru menolak menjadi populer. Padahal, bukankah dengan menjadi populer akan memudahkan Dia memberitakan Injil, apalagi jika yang menyampaikan adalah roh-roh jahat yang ditakuti banyak orang?
Hal yang menarik untuk direnungkan adalah mengapa justru roh-roh jahat yang memberitahukan tentang siapa Tuhan. Orang banyak itu justru terkesan cuek saja. Mungkinkah saat itu Tuhan sedang menunggu tanggapan banyak orang? Mungkinkah Tuhan sedang menunggu orang-orang yang dikasihi-Nya untuk memberitakan tentang siapa Dia?
DOA:
Tuhan Yesus, kami ingin memberitahukan tentang siapa Engkau kepada sesama kami sebagai kesaksian hidup kami. Amin.
Mzm. 102:12-28; Ayb. 6:1-13; Mrk. 3:7-12