Kisah Para Rasul 1:12-17, 21-26
Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama... (Kis.1:14)
Bagaimanakah kondisi para murid sepeninggal Yesus naik ke Surga? Ketika Yesus ditangkap dan dihukum mati, semua murid buyar. Namun, pasca-kenaikan Yesus ke Surga, mereka justru tetap tinggal di Yerusalem sesuai perintah Sang Guru.
Menarik disimak catatan Lukas: "Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus" (Kis.1:14). Lukas mengatakan bahwa para murid bertekun dengan sehati dalam doa bersama. Mereka semua, termasuk Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, Simon orang Zelot, dan Yudas bin Yakobus.
Dalam buku Sungguh Merekalah Umatku, C.van den Berg menjelaskan bahwa sebetulnya sulit sekali membuat orang-orang yang begitu berbeda menjadi sehati. Di antara mereka, ada mantan nelayan (Petrus), mantan juragan (Yohanes dan Yakobus), mantan pemungut cukai (Matius), juga tak ketinggalan mantan kelompok pemberontak (Simon orang Zelot).
Kesatuan itu terwujud dalam doa bersama. Itulah yang dilakukan para murid dalam menanti janji Allah. Menanti memang bukan hal mudah. Mereka menunggu dalam doa. Dalam persekutuan seperti itulah, Roh Kudus akan hadir dan memperlengkapi. Tak heran pula, jika pemilihan pengganti Yudas dapat berjalan baik, sekali lagi, karena mereka telah bersekutu dalam doa.
Doa:
Tuhan, mampukan kami untuk menyatakan kesatuan kami dalam doa. Amin.
Mzm.72:1-7, 18-19; Yes.4:2-6; Kis.1:12-17,21-26