Peristiwa Yang Mengubahkan
Kisah Para Rasul 9:32-35
Semua penduduk Lida dan Saron melihat dia, lalu mereka berbalik kepada Tuhan. (Kis. 9:35)
“Siamo tutti fratelli” (kita semua bersaudara) adalah slogan yang diperkenalkan oleh Henry Dunant perintis Organisasi Palang Merah. Dunant tiba di sebuah area bernama Solferino pada petang hari tanggal 24 Juni 1859, tepat ketika pertempuran antara Perancis melawan Austria baru saja selesai. Tercatat ada sekitar 38.000 orang menjadi korban perang. Dunant lalu menggerakkan penduduk lokal untuk menolong para korban tanpa memandang dari pihak mana korban berasal.
Berkeliling untuk mengajar dan menolong orang serta menyembuhkan yang sakit selalu dilakukan oleh Yesus, dan kemudian dilanjutkan oleh para murid. Pengajaran dan penyembuhan kadang hanya direspons biasa saja. Namun, penyembuhan Eneas yang dilakukan oleh Petrus mendapat respons yang luar biasa dari penduduk Lida dan Saron. Peristiwa penyembuhan itu direspons oleh penduduk Lida dan Saron dengan menjadi percaya kepada Tuhan.
Setiap peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan manusia adalah kesempatan untuk menemukan makna, yang berguna untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Untuk itu perlu memiliki cara pandang yang benar dalam melihat peristiwa yang terjadi. Kita juga perlu berdoa kepada Tuhan agar segala sesuatu yang kita alami dan kerjakan bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermakna, dan juga mengubahkan baik kita maupun orang-orang di sekitar kita.
DOA:
Tuhan, bimbinglah kami agar kami mampu menemukan makna di setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kami. Amin.
Mzm. 119:17-24; 2Raj. 6:8-23; Kis. 9:32-35