(Mrk.11:22)
">
Markus 11:12-14, 20-24
Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah!" (Mrk.11:22)
"Saya baru sreg kalau yang berdoa adalah pak Pendeta. Doanya itu manjur!" kata seorang anggota jemaat. Banyak orang memiliki pemahaman seperti itu. Memang, doa itu mampu mengubah segala sesuatu, tetapi hal itu sebenarnya tidak terkait dengan jabatan seseorang. Hal yang menentukan hasilnya adalah Tuhan dan keyakinan kita kepada-Nya.
Yesus mengajarkan sikap iman dan keyakinan yang benar: "Percayalah kepada Allah!" (ay.22). Kepercayaan atau keyakinan yang dapat melakukan hal yang tak mungkin menjadi mungkin. Yesus mengumpamakan hal itu bagaikan memerintahkan gunung berpindah. Syaratnya "percaya" bahwa hal itu akan terjadi (ay.23). Itulah maksud Yesus dibalik janji-Nya yang mengagumkan itu. Dia berkata, "Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu." (ay.24). Yesus berbicara tentang keyakinan atau sikap percaya dalam berdoa. Keyakinan atau sikap iman amat penting dalam berdoa dan memohon kepada Tuhan. Kedua, keyakinan berkaitan dengan penyerahan diri kita secara total kepada Allah di dalam kesungguhan iman yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Kita memang berdoa bukan hanya ketika mengalami pergumulan dan persoalan hidup. Namun, jika saat ini anda memiliki persoalan, bawalah kepada Tuhan dengan sikap percaya yang sungguh. Lewat keyakinan anda yang disertai kuasa Tuhan, anda dapat melakukan perkara yang ajaib.
Doa:
Tuhan, beri kami keyakinan yang teguh untuk melampaui setiap keraguan kami. Amin.
Mzm.3; Hab.2:12-20; Mrk.11:12-14, 20-24