17 December 2016 / Renungan Harian

Percaya dan Taat


media

Percaya dan Taat


Yohanes 3:31-36


“Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal…” (Yoh.3:36)

“Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." (ay.36). Demikianlah kesaksian Yohanes Pembaptis tentang Yesus. Menurut Yohanes, ada kaitan antara percaya dan taat. Itu merupakan sesuatu yang logis. Bagaimana mungkin kita percaya kepada seseorang, tetapi tidak menaati perintahnya? Ketaatan merupakan buah kepercayaan.

Itu jugalah pengalaman Yohanes Pembaptis. Ketika Yesus meminta diri untuk dibaptis, Yohanes dengan cepat menolaknya. Yohanes merasa dirinyalah yang seharusnya dibaptis oleh Yesus. Lagipula, baptisan Yohanes adalah tanda pertobatan, dan menurut Yohanes, Yesus tidak memerlukannya.

Yesus bersikeras. Bagi Yesus, yang terutama dalam hidup ialah menggenapi seluruh kehendak Allah. Bukan melakukan sembilan puluh sembilan persen kehendak Allah, tetapi seratus persen kehendak Allah. Untuk itu, Yesus tidak mundur meski Yohanes terkaget-kaget dibuat-Nya karena --Bagaimanapun juga—Baptisan Yohanes Pembaptis adalah baptisan sebagai tanda pertobatan. Mendengar alasan Yesus itu, Yohanes pun tak punya pilihan lain kecuali menuruti apa yang Yesus inginkan. Yohanes percaya kepada Yesus; karena itu, ia menaati perintah Yesus. Nah, apakah anda sungguh percaya kepada Yesus? Apakah Anda juga sudah menaati kehendak-Nya?



 

Doa:

Tuhan, Jangan biarkan kami membeda-bedakan orang di sekitar kami. Amin.

 

Mzm.80:2-8,18-20; 2Sam.7:1-17; Gal.3:23-29

Latest ARTICLE