Efesus 6:10-20
Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. (Ef.6:10)
Seorang Prajurit yang akan berperang pasti membutuhkan persiapan yang matang dan perlu dibekali dengan perlengkapan yang mendukungnya. Dengan demikian, saat peperangan berlangsung, ia dapat selamat dan menang atas musuhnya.
Hidup ini bagaikan sebuah medan perang yang didalamnya kita mengalami peperangan iman (ay.12). Musuh kita bukan orang per orang, melainkan kuasa-kuasa, misalnya, godaan keinginan kedagingan, kesenangan duniawi, dan berbagai pencobaan yang dikatakan sebagai wujud dari serangan iblis dan pasukannya. Dalam menghadapi musuh-musuh itu, kita harus diperlengkapi dengan senjata yang berasal dari Allah. Kita mengetahui betapa luar biasa perlengkapan yang disediakan Allah bagi para prajurit-Nya (ay.13-17). Dalam peperangan iman, orang Kristen dituntut berdiri tegak agar bertahan menghadapi kesulitan, siap mengalahkan lawan-lawan terbesarnya.
Lawan pasti memiliki kekuatan, demikian juga orang percaya harus memiliki kekuatan. Mengetahui sumber kekuatan kita dan senjata apa yang kita gunakan akan sangat menentukan kemenangan kita atas musuh-musuh kita. Karena lawan kita bukan manusia, melainkan kuasa-kuasa, misalnya ketidakadilan, keserakahan, dan sejenisnya, maka senjata kita pun bukan senjata duniawi, melainkan senjata Allah. Dengan kekuatan dari Tuhan, kita akan menang atas musuh-musuh kita
Doa:
Tuhan, dengan pertolongan-Mu kami ingin memenangkan setiap pertempuran kami. Amin.
Mzm.61; 2Raj.5:19b-27; Ef.6:10-20