. (Yes. 42:16)

">


21 December 2018 / Renungan Harian

Penyandang Disabilitas


media

Penyandang Disabilitas

Yesaya 42:10-18

"Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal". (Yes. 42:16)

Di jalan-jalan besar Jakarta, banyak trotoar diberikan bagian berwarna kuning. Bagian itu dicetak dengan bentuk yang berbeda, yaitu garis-garis panjang. Dengan garis-garis itu, maka para tuna netra dapat mengetahui apakah trotoar itu masih lurus, berbelok, berada di persimpangan jalan, atau buntu. Sekalipun belum semua trotoar memiliki model tersebut, tetapi ini adalah sebuah langkah maju untuk mendorong para penyandang disabilitas, khususnya para penyandang tuna netra untuk dapat berjalan-jalan di kota Jakarta dengan rasa aman.

Siapakah manusia yang dapat mengetahui dengan persis misteri-misteri kehidupan? Bukankah banyak hal yang terbatas untuk kita pahami dan mengerti? Karenanya, firman Tuhan menjadi kekuatan kita pada hari ini, khususnya ayat 14-18. Bagaikan orang buta, manusia berjalan di dunia ini. Kehilangan arah, tak mampu mengetahui apa yang ada di hadapan atau sekitarnya. Tetapi, Tuhan menuntun. Tuhan membawa kita melewati jalan hidup yang tak kita kenal. Berjalan bersama Tuhan, maka kita akan menemukan terang yang bersinar.

Tuntunan Tuhan nyata melalui firman Tuhan yang kita pelajari, juga melalui nasihat dan masukan dari keluarga atau teman. Karenanya, mari kita selalu dekat kepada firman Tuhan, serta hidup dalam persekutuan dengan sesama kita. Dengan demikian, kita akan berjalan lebih aman.


 

DOA:

Tuhan, kami mengingat para penyandang disabilitas yang kami kenal. Tolong berkati mereka, ya, Tuhan. Amin.

Mzm. 80:2-8; Yes. 42:10-18; Ibr. 10:32-39

Latest ARTICLE