07 November 2016 / Renungan Harian

Pengakuan dari Surga


media

Pengakuan dari Surga

2 Petrus 1:16-21

Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. (2Ptr.1:18)

"Saya adalah anak Presiden", Ungkap seseorang. Bagaimana pengakuan itu dapat kita terima sebagai sebuah kebenaran? Orang itu dapat saja menunjukkan akta lahir yang memberikan keterangan siapa orang tuanya atau membawa beberapa orang saksi untuk mendukung pernyataannya, tetapi bukti yang paling kuat adalah pernyataan dari Presiden sendiri yang berkata, "Benar, dia adalah anak saya!"

Pengakuan bahwa Tuhan Yesus adalah Anak Allah tidak dipastikan dari selembar akta atau dari kesaksian sekumpulan orang yang menyukainya, melainkan dari Bapa surgawi sendiri. Itulah yang dicatat oleh para murid dalam kitab suci. Surat 2 Petrus 1:17-18 mengatakan, "Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Ayat itu memberikan peneguhan kepada kita bahwa Allah Bapa sendiri yang mengakui Yesus sebagai Anak-Nya. Dengan demikian, tidak ada seorang pun yang dapat menyangkal status Tuhan Yesus.

Karena itu, jangan ada sesuatu pun atau seorang pun yang membuat keyakinan kita goyah dan kepercayaan kita kendur tentang Tuhan Yesus Kristus. Dia adalah Anak Allah yang dikasihi Allah dan kepada-Nya Allah Bapa berkenan. Keyakinan ini membuat kita makin tunduk dan makin mencintai-Nya dalam hidup kita.

 


Refleksi:

Peneguhan Allah Bapa tentang Tuhan Yesus harusnya makin meneguhkan keyakinan kita kepada-Nya.

 

Mzm.123; Ayb.20:1-11; 2Ptr.1:16-21

Latest ARTICLE