19 September 2016 / Renungan Harian

Orang Saleh Telah Habis


media

Orang Saleh Telah Habis

Mazmur 12

Tolonglah kiranya, TUHAN, sebab orang saleh telah habis, telah lenyap orang-orang yang setia dari antara anak-anak manusia. (Mzm.12:2)

Saya dan teman saya berkendara sepeda motor dalam perjalanan pulang dari Yogya. Berulang kali kami melewati perempatan dengan lampu pengatur lalu lintas. Saat mendapati lampu menyala merah, tentu saja teman saya menghentikan laju kendaraannya. Anehnya, beberapa kali terjadi, pengendara lain memberi isyarat agar kami tidak berhenti. Mereka membunyikan klakson sekeras-kerasnya lalu menyalip kendaraan kami dengan kesal. Kami hanya geleng-geleng kepala. Apakah memang zamannya sudah edan, orang yang benar malah dipersalahkan?

Ternyata, pemazmur pun pernah merasakan hal yang sama. Ia merasa bahwa orang saleh dan setia sudah tidak ada lagi. Orang-orang di sekitarnya berlaku fasik. Mereka hidup dalam dusta dan kecurangan. Mereka tidak segan-segan melakukan penindasan. Orang yang miskin dan lemah tidak lagi mendapat perlindungan. Namun, Pemazmur memiliki keyakinan bahwa Tuhan akan bertindak. Tuhan tidak akan diam saja. Tuhan akan menepati janji-Nya untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Tuhan akan menjaga orang-orang yang berharap kepada-Nya.

Kita harus berjuang semampu kita untuk hidup dalam kebenaran. Agar orang saleh tidak benar-benar habis, kitalah yang harus berusaha hidup saleh. Saat kebanyakan orang memilih untuk tidak tertib, kita harus taat aturan. Kita harus memulai dari diri kita sendiri.

 


Refleksi:

Orang saleh tidak akan habis selama kita berusaha hidup dalam kesalehan.

 

Mzm.12; Ams.14:12-31; Kis.4:1-12

Latest ARTICLE