14 July 2017 / Renungan Harian

Menulis untuk Kemuliaan TUHAN


media

Menulis untuk Kemuliaan TUHAN

Roma 15:14-21

Namun, karena kasih karunia yang telah dianugerahkan Allah kepadaku, aku di sana sini dengan agak berani telah menulis kepadamu untuk mengingatkan kamu... (Rm. 15:15)

 

Kegiatan menulis bukanlah hal mudah. Jika tidak cukup terbekali dengan membaca, orang akan mengalami banyak hambatan ketika menulis. Padahal, melalui tulisan, orang bisa menyaksikan pengalaman hidupnya. Pengalaman dalam kehidupan keluarga, gereja, masyarakat, bahkan pengalaman dan pergumulan imannya. Alkitab berisi banyak tulisan yang merupakan kesaksian iman dari banyak tokoh dalam pergumulannya bersama Tuhan.

Rasul Paulus sebagai rasul yang paling banyak menulis menyatakan dengan jelas dasar-dasar tulisannya. Semua yang dilakukannya disadarinya sebagai kasih karunia yang telah dianugerahkan Allah kepadanya. Melalui karya tulisnya, Rasul Paulus mengharapkan para pembacanya juga memperoleh anugerah keselamatan dari Allah. Kekuatan Roh Allah membuat Paulus menjadi rasul yang paling produktif dalam menyaksikan imannya melalui tulisan.

Pelayan dengan menulis kesaksian iman dapat mengajar, menguatkan, dan menumbuhkan iman orang lain. Untuk itu, kita membutuhkan keberanian dan kesadaran bahwa hal itu bisa dilakukan karena anugerah Tuhan dan untuk Kristus, bukan untuk diri kita sendiri. Apa yang menjadi kesaksian bersumber dari apa yang telah diperbuat Kristus dalam hidup kita. Berbagai bentuk tulisan bisa kita buat untuk menjadi kesaksian, menguatkan iman sesama, dan tentu untuk kemuliaan nama-Nya.

 


Refleksi:

Menyaksikan iman melalui tulisan dapat menjadi pemberitaan Injil yang efektif.

 

Mzm. 65:[2-9] 10-14; Yes. 48:6-11; Rm. 15:14-21

Latest ARTICLE