(Luk.5:10)

">


14 January 2017 / Renungan Harian

Menjadi Penjala Manusia


media

Menjadi Penjala Manusia

Lukas 5:1-11

"Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia." (Luk.5:10)

Pernahkah Anda melihat nelayan menangkap ikan menggunakan jala? Apa yang mereka lakukan setelah mengangkat jalanya dari air? Biasanya, mereka akan memilah ikan-ikan yang didapat. Yang kecil dibuang kembali ke air dan yang besar diambil. Ikan itu bisa untuk dikonsumsi sendiri dan bisa juga dijual untuk nafkah kehidupan sehari-hari. Intinya adalah untuk kepentingan si penjala.

Yesus memanggil beberapa orang nelayan di danau Genesaret untuk menjadi murid-murid-Nya yang pertama. Mereka bukan orang-orang hebat. Mereka hanya orang sederhana yang tidak lebih baik daripada kebanyakan orang di lingkungannya. Karena itu, Yesus perlu menegaskan kepada Petrus, "Jangan takut!" (Luk.5:10). Perkataan itu adalah sebuah peneguhan, kabar baik. Petrus diyakinkan bahwa ia dapat menjalankan misi itu dengan baik. Kini, kepada mereka dipercayakan sebuah tugas: "Mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia." Frasa "akan menjala manusia" bisa diartikan "akan menjala hidup-hidup". Inilah yang membedakan antara penjala ikan dan penjala manusia. Penjala ikan "mengantar" ikan yang hidup menuju ke kematian. Sedangkan, penjala manusia "mengantar" mereka yang tadinya sedang menuju kematian menjadi menuju kehidupan.

Setiap orang yang telah mengenal Kristus mustinya punya potensi untuk "menjala manusia". Seberapa banyak kita telah melakukan peran itu?

 


Refleksi:

Penjala manusia: menangkap dan mengantar manusia yang sedang menuju kematian kekal menjadi menuju kehidupan kekal.

 

Mzm.40:2-12; 1Raj.19:19-21; Luk.5:1-11

Latest ARTICLE