13 February 2017 / Renungan Harian

Mengambil Manfaat dari Hal Sulit


media

Mengambil Manfaat dari Hal Sulit

Yakobus 1:2-8

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan... (Yak.1:2)

Ada sebuah mitos bahwa di Himalaya terdapat sebuah "surga" yang tersembunyi. Tempat itu merupakan sebuah kerajaan yang disebut Shambala. Kata "Shambala" berasal dari bahasa sanskerta yang berarti "tempat kedamaian" atau "tempat keheningan". Konon hanya makhluk sempurna dengan hati yang murni yang dapat tinggal di tempat itu dan mereka tidak akan merasakan penderitaan. Namun, beberapa ekspedisi yang dilakukan untuk mencoba menemukan kerajaan Shambala itu tidak membuahkan hasil.

Pencobaan biasanya dihubungkan dengan hal-hal yang sulit atau penderitaan. Ada dua macam pencobaaan yang disebutkan Yakobus: pencobaan dari dalam diri sendiri dan pencobaan dari luar. Pencobaan dari dalam disebabkan oleh keinginan (1:13). Sedangkan pencobaan dari luar adalah pencobaan yang dialami orang beriman berupa penganiayaan atau penderitaan yang diterima oleh karena hidup berimannya (1:2). Jika orang beriman mengalami pencobaan jenis kedua ini, Yakobus menganggapnya sebagai suatu kebahagiaan. Itulah sebuah cara pandang yang positif.

Mungkinkah ada tempat di dunia ini yang steril dari penderitaan? Tentu tidak. Karena itu, jangan menyusahkan diri untuk mencarinya. Kesulitan dan penderitaan mungkin bukan pilihan kita. Namun, jika itu harus dihadapi, hadapilah dengan memilih sikap positif agar kita memetik hal yang positif pula.

 


Doa:

Tuhan, tolonglah kami agar kami bersikap benar tatkala mengalami pencobaan hidup. Amin

 

Mzm.119:9-16; Kel.20:1-21; Yak.1:2-8

Latest ARTICLE