Mazmur 51:3-11
Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. (Mzm.51:5)
Semua orang tentunya pernah melakukan kesalahan. Namun, tidak semua orang mengakui kesalahannya, entah karena rasa malu entah karena takut. Malu jika diketahui orang bahwa ia telah melakukan kesalahan. Takut menghadapi risiko dari kesalahan yang dilakukannya. Akibatnya, banyak orang memutuskan untuk menyembunyikan kesalahannya.
Berbeda dengan kebanyakan orang, Raja Daud mau mengakui kesalahannya. Saat Nabi Natan menegurnya, Daud tidak mengelak. Ia berkata kepada Nabi Natan: "Aku sudah berdosa kepada Tuhan" (2Sam.12:13). Selanjutnya, Daud mengakui kesalahannya di hadapan Tuhan dan memohon belas kasih-Nya. Daud menyadari keberadaan dirinya yang berlumur dosa. Daud tahu hanya Tuhan yang dapat membersihkannya dari dosa. Karena itu, tanpa menunda-nunda ia datang memohon ampun ke hadapan Tuhan.
Bagaiman dengan anda dan saya? apa yang kita lakukan saat menyadari bahwa kita telah berbuat kesalahan? Bersembunyi seperti yang dilakukan Adam di tanah Eden? Mengelak seperti Kain yang telah membunuh adiknya sendiri? Membela diri seperti Saul ketika ia tidak menaati perintah Tuhan? Tidak ada yang lebih baik daripada mengakui kesalahan di hadapan Tuhan. Tuhan tahu segalanya. Namun, Ia menghendaki agar kita jujur kepada-Nya. Kita harus mau mengakui kesalahan dan siap mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah dan sesama.
Refleksi:
Melakukan kesalahan itu biasa; mengakui kesalahan itu luar biasa.
Mzm.51:3-11; Kej.7:6-10; 8:1-5; 2Petr.2:1-10a