Mazmur 32
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan..... (Mzm.32:5)
Apakah tanda seseorang memilih kita untuk dipercayai? Salah satunya adalah ia berani mengungkapkan sisi buruknya. Itu berarti ia merasa aman bersama kita. Jika tidak, ia akan menyembunyikan segala hal buruk supaya kita tidak ketahui.
Pemazmur mengungkapkan relasi yang sangat dekat dengan Tuhan. Dengan nuansa optimis, Pemazmur mengingatkan bahwa manusia yang berbahagia adalah yang diampuni dosa-dosanya oleh Tuhan. Bagaimana bisa seseorang menerima pengampunan? Dengan percaya kepada Tuhan, berani mengungkapkan dosa-dosanya di hadapan Tuhan. Itu berarti ada rasa aman di hadapan Tuhan. Tuhan bersedia mendengarkan pengungkapan dosa itu, mengampuninya, dan mengajar supaya manusia tidak lagi jatuh ke dalam dosa.
Banyak diantara kita pernah melakukan kesalahan, bahkan mungkin salah jalan, sehingga berkubang dalam dosa. Sebagian dari kita mungkin masih sulit bangkit dari rasa bersalah masa lalu. Bahkan, mungkin ada yang belum bisa memaafkan diri sendiri. Belajar dari Pemazmur, kita bisa mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Kita bisa mengungkapan segala rasa bersalah dan dosa kita. Dalam mengungkapkannya, kita bisa yakin bahwa Tuhan mengampuni, bahkan menolong kita untuk berubah dari kondisi dosa itu. Jika kita melakukannya, niscaya cahaya kehidupan selalu terpancar dalam diri kita. Cahaya itu akan menyinari pula orang lain, bahkan bangsa kita.
Doa:
Tuhan, kami mau mengakui dosa kami dan hidup dalam pertobatan. Amin
Mzm.32; Yer.23:30-40; 1Yoh.4:1-6