(Kis.7:51)

">


16 August 2016 / Renungan Harian

Mendengarkan Walau Tidak Menyenangkan


media

Mendengarkan Walau Tidak Menyenangkan

Kisah Para Rasul 7:44-53

"Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu." (Kis.7:51)

Mendengarkan nasihat tidak selalu menyenangkan, apalagi yang didengarkan bukan hal yang disukai atau yang sesuai dengan keinginan kita. Namun, justru yang tidak menyenangkan itu sering menjadi sarana perbaikan diri. Setelah berdosa karena mengambil istri Uria, Daud mendengarkan teguran yang tidak menyenangkan. Ia bertobat dan kembali berkenan di hadapan Tuhan. Sebaliknya, banyak raja Israel dan Yehuda yang tidak suka mendengarkan nubuat para nabi mengenai teguran Tuhan sehingga mereka tidak berbalik dari dosa mereka. Akhirnya Israel dan Yehuda hancur.

Stefanus mengingatkan orang-orang yang menghakiminya bahwa penolakan kepada kebenaran sudah dilakukan sejak para leluhur mereka. Para nabi dianiaya. Bahkan, ketika Allah sendiri datang dengan menjadi manusia, mereka tidak bersedia menerima-Nya. Hal itu dikarenakan ketidaksediaan mereka untuk mendengarkan hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan dan kepentingan mereka.

Kita pun sering menerima ajaran, teguran, atau nasihat. Tidak semuanya enak didengar. Bisa jadi tidak enak didengar karena cara menyampaikannya. Namun, bisa juga karena tidak sesuai dengan harapan dan kepentingan kita. Belajar dari Nasihat Stefanus, kita harus bersedia memilih membuka telinga dan hati kita untuk mendengarkan sekalipun tidak menyenangkan.

 


Doa:

Tuhan, ajarlah kami untuk bersedia mendengarkan nasihat sehingga kami bisa menjadi makin baik. Amin

 

Mzm.32; Yer.25:15-29; Kis.7:44-53

Latest ARTICLE