Yakobus 4:1-10
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! (Yak.4:7)
"Dalam setiap diri kita, berjaga-jaga segerombolan serigala." Demikian sepenggal sajak Sapardi Djoko Damono dalam sajaknya yang berjudul "Dalam diri setiap kita." Sajak itutampaknya memberi peringatan bahwa dalam diri manusia ada hal-hal yang destruktif, yang bukan saja dapat menghancurkan diri sendiri melainkan juga orang lain. Hal itu harus disadari serta harus dikendalikan supaya kecenderungan merusaknya dapat dikikis habis.
Menghilangkan kecenderungan yang merusak dan hal-hal negatif adalah juga panggilan setiap orang beriman. Inilah pesan Rasul Yakobus kepada kita, orang percaya. Sekalipun kita telah menerima kasih karunia yang dianugerahkan Allah (ay.5-6), bukan berarti hal-hal yang merusak langsung hilang dalam diri kita. Hawa nafsu masih dapat menguasai dan mengendalikan orang percaya. Mereka yang dikuasai hawa nafsu tersebut bisa saja tetap melakukan tindakan-tindakan yang terkesan rohani, tetapi semua itu dilakukan hanya demi kenikmatan diri sendiri (ay.3). Akibatnya, kerusakan dan kekacauan bisa saja tetap terjadi.
Panggilan hidup beriman juga haruslah ditindaklanjuti dengan mengupayakan berkurangnya atau bahkan hilangnya hal destruktif dalam diri. Hal itu dimungkinkan jika kita selalu berupaya membuka hati dan rendah hati terhadap Allah. Panggilan kita adalah "mendekatlah kepada Allah, dan ia akan mendekat kepadamu" (ay.8).
Refleksi:
Kendalikan hawa nafsu sebelum hawa nafsu mengendalikan kita
Mzm.122; Dan.9:15-19; Yak.4:1-10