13 June 2019 / Renungan Harian

MENAWARKAN PENGHARAPAN DAN KASIH


media

MENAWARKAN PENGHARAPAN DAN KASIH
Efesus 1:17-19

Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus …. (Efesus 1:18)

Pada suatu malam yang cerah, kami makan malam bersama dengan kelompok vokal Libers (Lie Bersaudara) dari GKI Panjaitan Purwokerto. Malam itu, mereka bercerita tentang awal mula kelompok vokal ini terbentuk. Berawal dari kehidupan yang sangat sulit yang mereka alami saat mereka kecil. Setiap mereka krisis makanan, ayah mereka mengajak mereka bernyanyi. Pak Andreas sang gitaris berkata, “Saking seringnya menyanyi saat kelaparan, tetangga sampai tahu kalau mereka menyanyi pasti mereka lagi kelaparan.” Dari situlah mereka memulai pelayanan mereka. Terus bernyanyi walau susah sebagai tanda syukur dan sukacita hidup dalam Tuhan. Sampai suatu saat, satu keluarga, tetangga mereka mengikuti jejak hidup Kristus, karena kagum melihat semangat hidup Libers dalam Kristus.

Roh Kudus adalah Roh yang memberi hikmat dan kemampuan kepada setiap pengikut Kristus agar mengenal Kristus dengan benar (ay. 17). Rasul Paulus mengajak Jemaat percaya bahwa hidupnya selalu diterangi oleh Roh. Dengan demikian Jemaat diajak untuk mengerjakan panggilannya dengan penuh percaya pada kekuatan kuasa Allah melalui baptisan.

Baptisan kita bukan hanya sekadar pengesah hidup di dalam Kristus. Baptisan harus dipahami dan diyakini sebagai pintu masuk menjalani hidup bersama Roh Kudus dalam menjalani panggilan, yaitu menawarkan pengharapan kepada kekuatan dan kasih Allah. Jangan tenggelam dalam pergumulan hidup. Mulailah menawarkan pengharapan dan kasih Allah kepada dunia.

DOA:

Allah Bapa yang penuh kasih karunia, mampukan kami keluar dari pergumulan hidup dan mulai menawarkan pengharapan dalam nama-Mu pada dunia. Amin.

Mzm. 8; Ams. 3:13-18; Ef. 1:17-19

Latest ARTICLE