(Mat.24:44)

">


27 November 2016 / Renungan Harian

Menanti Durian Jatuh


media

Menanti Durian Jatuh

Matius 24:36-44

"Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." (Mat.24:44)

Bayangkan anda mempunyai sebuah pohon durian yang tinggi batangnya dan saat itu sedang berbuah lebat di ranting-ranting yang tinggi. Memanjat dan  mengikat buah durian itu dengan tali rasanya tidak mungkin karena di luar jangkauan anda. Maka, untuk menantisipasi durian itu jatuh dan kemudian kita dapat menikmatinya, kita perlu memiliki sikap siap dan selalu berjaga-jaga sehingga kapan pun durian itu jatuh, kita dapat mengambilnya dan kemudian menyantapnya dengan penuh sukacita.

Tuhan Yesus menggambarkan kedatangan-Nya sebagai saat yang tidak terduga, bisa kapan saja dan tak dapat diperhitungkan: "...tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri." (ay.36). Dengan kedatangan yang tak terduga itu, kita diingatkan untuk sabar dan menantikan kedatangan itu setiap saat agar saat ia datang, kita pun menerima bagian kita di dalam Dia.

Masalahnya, umumnya kita tidak sabar dan setia menanti sehingga saat "buah durian jatuh", kita malah tidak berada di tempat penantian yang semestinya. Kita akan kecewa dan tidak terima karena merasa telah banyak melakukan sesuatu bagi tumbuh dan berbuahnya pohon durian itu, tetapi tepat saat jatuhnya durian itu, kita tidak berada di tempat penantian. Karena itu, sikap yang tepat yang harus dimiliki di masa penantian adalah sabar dan berjaga-jaga

 


Refleksi:

Nantikan dengan sabar dan sambut kedatangan Tuhan dengan sukacita.

 

Yes.2:1-5, Mzm.122; Rm.13:11-14; Mat.24:36-44

Latest ARTICLE