. (1Sam. 24:11)
">
Mata Tuhan Melihat
1 Samuel 24:2-23
"Aku tidak akan menjamah tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN". (1Sam. 24:11)
Ada pepatah, “Kesempatan harus digunakan, karena kesempatan tidak datang lagi.” Betul, bahwa kesempatan tidak akan berulang. Kesempatan hanya satu kali. Betul, bahwa kesempatan harus digunakan. Namun, apakah setiap kesempatan harus selalu digunakan?
Sewaktu saya kanak-kanak sekitar empat puluh tahun lalu, kisah jiwa ksatria Daud ini cukup “viral,” istilah zaman sekarang. Bayangkan, Daud tidak membunuh Saul. Padahal selama itu, ia sedang dikejar-kejar oleh raja Saul untuk dibunuh. Ketika ada kesempatan baik, ketika Saul tertidur di depan tempat persembunyian Daud, Daud melepaskannya. Ia hanya memberi tanda peringatan kepada Saul. Daud tidak ingin dijuluki berjiwa besar atau berjiwa pengecut. Satu alasan Daud tak membunuh Saul, berdasarkan kesaksian Alkitab, adalah karena raja Saul adalah orang yang diurapi TUHAN. Daud lebih takut kepada Allah ketimbang menggunakan kesempatannya.
Dilema hidup beriman adalah berada di dalam pilihan antara menggunakan kesempatan dan takut akan Tuhan. Banyak yang terjerumus di dalam dosa, kesalahan, kebiasaan berbuat keliru, dengan alasan “mumpung ada kesempatan.” Padahal ada sisi lain di balik kesempatan, yakni Tuhan melihat perbuatan kita. Setiap orang Kristen dipanggil untuk sensitif bahwa di balik kesempatan, juga ada mata Tuhan. Firman Tuhan hari ini, hati-hatilah menilai setiap kesempatan.
DOA:
Kami bersyukur untuk kesempatan ini, namun ajar kami untuk peka akan kehendak-Mu. Amin.
Mzm. 38; 1Sam. 24:2-23; 1Kor. 11:17-22, 27-33