(Mat.10:37)

">


03 September 2016 / Renungan Harian

Loyalitas dan Totalitas


media

Loyalitas dan Totalitas

Matius 10:34-42

"Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku..." (Mat.10:37)

Sebuah hubungan membutuhkan kesetiaan dan kesungguhan. Tanpa keduanya, hubungan apapun tidak akan bertahan. Tuhan ingin membangun hubungan yang loyal dan total dengan umat. Hubungan itu menuntut kedua belah pihak untuk menjalani hubungan dengan setia dan kesungguhan. Tidak ada yang lebih utama bagi umat selain Tuhannya. Demikian pula, Tuhan menyediakan diri-Nya secara penuh untuk mengasihi umat-Nya.

Itulah inti dari apa yang disampaikan Yesus kepada murid-murid-Nya. Menjadi pengikut Yesus adalah soal loyalitas dan totalitas. Karena itu, orang yang mengasihi sesuatu lebih dari mengasihi Tuhan, ia tidak layak bagi-Nya. Itu tidak berarti bahwa kita tidak boleh mengasihi orang tua dan anak-anak kita. Justru itu adalah perintah Tuhan sendiri. Mengasihi orang tua, anak, bahkan sesama merupakan bentuk ketaatan kepada Tuhan. Namun, semua itu tidak boleh menghalangi bakti kita kepada Tuhan.

Tuhan harus selalu menjadi bagian yang utama dalam hidup kita sebagaimana Tuhan menjadikan para murid bagian dari diri-Nya sendiri (ayat 40-42). Orang yang menyambut para murid disamakan dengan orang yang menyambut Tuhan sendiri. Apa yang diberikan kepada para murid dianggap Tuhan sebagai persembahan bagi-Nya. Itulah loyalitas dan totalitas  yang dinyatakan Tuhan kepada kita, murid-murid-Nya. Karena itu, marilah kita mengasihi Dia dengan segenap hati dan hidup kita.

 


Refleksi:

Dalam mengikut Tuhan, tidak ada loyalitas setengah-setengah.

 

Mzm.1; Ul.29:2 - 20:1; Mat.10:34-42

Latest ARTICLE