(Luk.13:16)
">
Lukas 13:10-17
"Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?" (Luk.13:16)
Peristiwa penyembuhan pada hari Sabat ini diletakkan oleh Lukas di tengah-tengah pengajaran Yesus mengenai Kerajaan Allah. Kerajaan Allah tidak melulu keadaan masa datang, melainkan kondisi saat setiap orang berbuah dan berguna bagi sesama. Dengan pemahaman yang demikian, tindakan Yesus menyembuhkan perempuan yang bungkuk itu adalah tanda datangnya Kerajaan Allah sekaligus buah yang berguna bagi sesama. Ketika seseorang membutuhkan buah untuk kehidupannya, Yesus tidak bisa dihalangi oeh peraturan atau orang, apalagi orang yang mengkritiknya ternyata adalah orang munafik.
Melalui tindakan itu, Yesus juga menunjukkan bahwa saat orang menerima-Nya sebagai Tuhan, mereka turut dalam kerajaan Allah dan harus saling memberi. Yesus memberi penyembuhan bagi perempuan itu. Bahkan, penyembuhan itu bukan sekadar bebas dari penyakit, melainkan pelepasan dari ikatan iblis yang telah membuatnya bungkuk. Selama 18 tahun, perempuan itu tidak dapat berdiri tegak. Dengan dapat berdiri tegak kembali, ia akan melihat dan bergerak dengan lebih baik. Ia lebih berdaya untuk berbuah bagi sesama.
Hidup bersama keluarga, masyarakat, dan gereja harus menjadi perwujudan Kerajaan Allah. Tidak ada gunanya jika masing-masing saling membuat orang lain terikat dan tidak berdaya. Sebaliknya, setiap orang harus memberikan buahnya sehingga orang lain bisa berdaya.
Doa:
Tuhan, berdayakanlah kami dan tolonglah kami untuk ikut memberdayakan orang lain. Amin
Yes.58:9b-14; Mzm.103:1-8; Ibr.12:18-29; Luk.13:10-17