Tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui." (Luk. 12:2)
">
Lukas 11:53 - 12:3
"Tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui." (Luk. 12:2)
Ada peribahasa yang mengatakan, "Sepandai-pandai bungkus, yang busuk berbau juga." Artinya, perbuatan buruk yang dirahasiakan akan ketahuan juga pada akhirnya. Itulah kemunafikan manusia yang ingin tampil sempurna. Ia sengaja menyembunyikan hal yang buruk supaya kelihatan baik. Namun, tentunya serapat apa pun kita menyembunyikan sesuatu, pada akhirnya orang tahu hal yang sebenarnya.
Kemunafikan orang Farisi digambarkan bagai ragi, sesuatu yang bisa mempengaruhi umat. Mereka mengajarkan firman Tuhan, tetapi tidak melakukannya. Mereka tidak melakukan kehendak Tuhan dengan dalih yang dibuat sendiri. Mereka berdoa tetapi sebenarnya supaya terlihat saleh. Mereka duduk di tempat paling depan supaya terlihat terhormat. Apa yang dilakukan orang Farisi ini akan ketahuan juga yang sebenarnya. "Tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui." Itulah peringatan agar manusia jujur di hadapan Tuhan tanpa kemunafikan.
Masihkah kita melestarikan kemunafikan kita? Tuhan melihat diri kita, bahkan hati kita. Janganlah kita seperti orang Farisi yang penuh kemunafikan. Rendahkanlah diri di hadapan Tuhan. Kita jujur akan kondisi kita di hadapan Tuhan. Di hadapan Tuhan, tidak perlu ada rahasia, apalagi rahasia yang disimpan rapat. Serapat kita menyimpannya pastilah terbuka juga, apalagi di hadapan Tuhan.
Doa:
Tuhan, penuhilah hati kami dengan kejujuran. Amin
Mzm. 69:8-11 [12-16] 17-19; Yer. 20:1-6; Luk. 11:53 - 12:3