Kebangkitannya Menyelamatkan Kita
1 Korintus 15:20-28
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. (1Kor. 15:22)
Di era postmodern sekarang ini, informasi merupakan sebuah kekuatan. Manusia berlomba-lomba mengetahui segala sesuatu untuk dapat memprediksi apa yang akan terjadi di depan dan menghindari malapetaka. Karena itu, sesuatu yang misteri menjadi sebuah tantangan untuk dipecahkan, sebutlah salah satunya yakni kematian.
Upaya untuk mengungkap misteri kematian telah berlangsung sejak dulu, misalnya di jemaat Korintus, pada masa pelayanan Paulus. Ada yang beranggapan tidak ada kebangkitan (ay. 12), dan mempertanyakan mengenai kebangkitan Kristus (ay. 15). Tentang ini Paulus mengingatkan bahwa ada banyak saksi yang melihat kebangkitan Kristus (ay. 5-8) dan bahwa keputusan beriman untuk percaya kepada kebangkitan Kristus itulah yang menjadi bukti persekutuan dengan Kristus. Ketika seseorang telah percaya kepada Kristus, maka ia telah menjadi milik-Nya dan Kristus akan membangkitkan dia pada akhir zaman untuk menikmati hidup kekal bersama dengan-Nya (ay. 22-23, 27).
Banyak agama yang berusaha mengungkap tentang misteri kematian. Namun, ajaran Kristen menawarkan sesuatu yang berbeda, yakni bahwa di balik kematian ada kehidupan. Kehidupan itu dinyatakan dengan kebangkitan Yesus dari antara orang mati, sebagai yang pertama dari semua kebangkitan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Percayakah Anda akan hal ini?
REFLEKSI:
Percaya pada Yesus yang bangkit dari antara orang mati membawa kita pada kebangkitan untuk hidup yang kekal.
Mzm. 93; Yeh. 28:20-26; 1Kor. 15:20-28