(Yes.1:3)
">
Yesaya 1:1-9
"Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya." (Yes.1:3)
Lupa atau pikun bisa terjadi karena faktor usia dan penurunan fungsi otak. Namun, "lupa" dan "melupakan" adalah dua hal yang berbeda. "Lupa" adalah masalah mental, sedangkan "melupakan" adalah sebuah sikap atau pilihan dengan kesadaran. Misalnya, kita tidak mau melupakan sakit hati kita.
Yesaya membandingkan bangsa Israel dengan lembu dan keledai. Mengapa kedua hewan itu digunakan sebagai perbandingan dengan Israel? Mungkin karena dalam kebiasaan masyarakat saat itu, kedua hewan ternak itu dilepaskan di padang rumput dan setelah mencari makanannya sendiri, mereka kembali ke kandang. Mereka tidak melupakan tempat dimana mereka biasa makan serta siapa pemilik mereka. Perilaku hewan itu tidak dimiliki Israel karena mereka sering melupakan Tuhan. Kedua hewan ternak itu mengenal pemiliknya dan tempat mereka makan, sedangkan bangsa Israel justru melupakan Tuhan yang memelihara hidup mereka, bahkan mereka memberontak kepada Sang Pemilik (ay.2-4). Namun, sekalipun Israel melupakan Tuhan, Sang Pemilik dan Gembala yang agung itu tetap panjang sabar dan penuh kasih setia, (ay.9). Tuhan tetap bermurah hati dan tidak menghukum umat-Nya setimpal dengan perbuatannya.
Bukankah kita pun sering melupakan Tuhan, Sumber hidup kita? Karena itu, dalam segala perkara, janganlah kita melupakan Tuhan yang telah berkarya dalam hidup kita.
Doa:
Tuhan, ajar kami untuk selalu ingat akan diri-Mu dan taat kepada-Mu. Amin.
Mzm.32:1-7; Yes.1:1-9; Yoh.8:39-47