. (2Pet. 1:12)
">
Jangan Bosan
2 Petrus 1:3-15
"Karena itu aku senantiasa bermaksud mengingatkan kamu akan semuanya itu, sekalipun kamu telah mengetahuinya dan telah teguh dalam kebenaran yang telah kamu terima". (2Pet. 1:12)
“Hati-hati di jalan,” demikian pesan mama untuk saya. Mama tentu mengetahui bahwa saya selalu berhati-hati setiap kali saya bepergian. Pergi ke mana pun juga akan selalu berhati-hati. Mama juga mengetahui bahwa saya mampu untuk bepergian dengan selamat ke mana pun. Tetapi, nasihat itu selalu diulang: “Hati-hati di jalan.” Nasihat itu diulang agar terus-menerus menjadi pengingat bagi saya. Bukankah, seorang anak memang perlu untuk terus diingatkan, bukan? Karena manusia bisa lupa.
Demikianlah bagi Petrus. Petrus melayangkan suratnya kepada orang-orang Kristen yang tersebar ke berbagai tempat karena penganiayaan (lih. 1Pet.1:1). Mereka yang berada di perantauan itu telah berjuang untuk memegang iman mereka dengan teguh kepada Tuhan Yesus Kristus. Petrus tentu mengetahui hal itu. Tetapi, dalam menghadapi tantangan iman yang besar, Petrus merasa bahwa pembaca perlu kembali diingatkan untuk terus dengan sungguh-sungguh berpegang kepada iman mereka. Petrus menasihatkan agar pembaca menambahkan iman, kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, dan kasih. Petrus mengetahui mereka telah punya semua itu. Petrus mengulang nasihatnya, supaya umat selalu ingat dan lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya.
Jangan bosan dengan berbagai nasihat yang diberikan kepada kita. Khususnya, nasihat dari firman Tuhan. Bersyukurlah kita terus mendapat nasihat.
DOA:
Tuhan, berkatilah para pelayan firman, pendeta, penginjil, dan guru agama di mana pun mereka berada. Amin.
Mzm. 126; Yes. 19:18-25; 2Ptr. 1:2-15