(Mrk. 8:29)

">


24 February 2018 / Renungan Harian

Identitas Diri


media

Identitas Diri

Markus 8:27-30

"Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" (Mrk. 8:29)

Kartu identitas diri pasti mencantumkan nama. Karena ada nama, orang bisa dikenal dan terkenal. Simaklah sepak terjang seseorang, yang jadi terkenal berkat nama "Joko Widodo". Di dalam sebuah nama terkandung identitas dan makna kehadirannya.

Injil hari ini berkisah tentang Tuhan Yesus yang bertanya kepada murid-murid-Nya: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Pertanyaan itu menggali soal kehadiran dan karya Tuhan. Tidak mengherankan bila sebelum sampai pada pertanyaan tersebut, Tuhan Yesus terlebih dahulu bertanya: "Kata orang, siapakah Aku ini? Pertanyaan itu mengarah para murid untuk mencari referensi. Maka, dikumpulkanlah jawaban. Ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, dan seorang dari para nabi. Referensi itu menunjukkan bahwa Tuhan Yesus disejajarkan dengan tokoh-tokoh yang berpengaruh. Namun demikian, ada hal yang juga penting buat Tuhan Yesus: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"

Para murid harus berpikir keras untuk menemukan jawaban yang autentik. Referensi yang telah ditemukan tentu penting bagi sebuah autentisitas. Itulah yang kemudian menginspirasi Petrus: "Engkau adalah Mesias!" Jelas bahwa beriman membutuhkan autentisitas. Beriman secara autentik membutuhkan baik referensi dari orang lain maupun pengalaman pribadi bergaul dengan Tuhan. Dengan begitu, kita pun akan memiliki identitas diri dalam menghidupi iman yang autentik.

 


DOA:

Tuhan, ajar kami untuk beriman kepada-Mu secara autentik. Amin.


Mzm. 22:24-32; Kej. 16:7-15; Mrk. 8:27-30

Latest ARTICLE