16 July 2017 / Renungan Harian

Hidup Dalam Roh


media

Hidup Dalam Roh

Roma 8:1-11

...supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. (Rm. 8:4)

Setiap orang memiliki pilihan: hidup bagi diri sendiri atau hidup menyenangkan Allah. Jika kita memilih hidup untuk diri sendiri, kita menjadi acuh terhadap Allah dan menolak berserah kepada-Nya. Namun, jika kita memilih hidup untuk mengabdikan hidup kita kepada Tuhan Yesus, Dia akan memberi kita hasrat baru. Jika kita hidup di bawah kendali Roh Kudus, kita akan menyenangkan Allah.

Pikiran yang belum tertebus merupakan musuh Allah. Sedangkan, pikiran yang dikendalikan Roh diberi-Nya hidup dan kedamaian. "Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus." (ay. 8-9). Setiap orang yang telah menerima tanda baptis semestinya menyadari bahwa hidupnya adalah hidup di bawah pimpinan Roh Kudus. Roh Kuduslah yang menghantarkan orang percaya pada pengenalan yang benar akan Kristus. Hidup dalam pimpinan Roh Kudus, adalah hidup dalam ketaatan kepada Allah. Pikiran dan tindakannya harus terus terarah kepada Allah.

Kita sering melihat bukti segar kehadiran Roh Kudus terutama di dalam diri umat yang baru mau bertobat. Seorang yang bertobat bersaksi, "Aku sekarang memiliki hati nurani yang bersih dan aku membenci dosa. Hidupku ada di dalam kendali Roh Kudus."

 


Refleksi:

Kita perlu bertanya: "Apakah aku mau hidup menurut Roh atau hidup menurut hasratku sendiri?"

 

Yes. 55:10-13; Mzm. 65:[2-9] 10-14; Rm. 8:1-11; Mat. 13:1-9, 18-23

Latest ARTICLE