Lukas 13:18-21
“… biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.”
(Luk. 13:19)
“Tidak semua dari kita dapat melakukan hal-hal yang besar. Tetapi kita dapat melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar.” Ungkapan ini adalah parafrase dari sekian banyak nasihat Ibu Teresa yang dia ajarkan kepada setiap orang yang terinspirasi oleh kegiatan kemanusiaan yang dilakukannya.
Ada banyak salah kaprah orang saat memahami tentang Kerajaan Allah yang sedang dihadirkan oleh Yesus pada zaman-Nya. Mereka beranggapan bahwa seperti Kekaisaran Romawi, kepemimpinan Yesus sebagai Mesias dilakukan dengan kekuasaan yang besar untuk membebaskan Israel dari penjajahan dan memulihkan kejayaan mereka seperti zaman raja Daud. Yesus menjelaskan bahwa Kerajaan Allah dimulai dari langkah kecil; seperti biji sesawi yang ditanam atau bagaikan ragi yang dicampurkan ke tepung. Walaupun kecil, biji itu tumbuh menjadi pohon yang berguna. Walaupun sedikit, ragi itu mengkhamirkan tepung. Demikian juga perubahan yang dikerjakan oleh Yesus dan murid-murid-Nya. Walaupun kecil, karena kuasa kasih-Nya maka terus berkembang dan berdampak.
Senyuman, sapaan hangat, apresiasi, ucapan “maaf, tolong dan terima kasih,” mengantri, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik dan banyak lagi hal-hal kecil dapat kita lakukan untuk menghadirkan perubahan yang berdampak di tengah komunitas dan tempat kita berkarya sehari-hari. Jangan mengabaikan tindakan-tindakan ini.
REFLEKSI:
Melakukan hal kecil dengan kasih yang besar.
Mzm. 39; Bil. 13:17-27; Luk. 13:18-21