23 November 2016 / Renungan Harian

Getok Tular


media

Getok Tular

Lukas 1:1-4

...supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. (Luk.1:4)

Orang Jawa memiliki filosofi getok tular, yaitu menceritakan pengetahuan atau pengalaman kepada orang lain supaya mereka pun tahu dan mengalami kebaikannya. Misalnya, seseorang sedang sakit batuk dalam jangka waktu yang lama dan kemudian ia sembuh karena obat tertentu. Ketika ia  bertemu dengan orang lain yang sakit batuk, ia terdorong untuk menularkan pengetahuan dan pengalamannya supaya orang yang sakit batuk itu juga dapat sembuh.

Getok tular juga tampaknya dilakukan oleh penulis Injil Lukas. Pengalaman penulis Injil Lukas dan pengetahuan yang didapatnya dari para saksi mata dan pelayan Firman dicatatnya dengan saksama, dengan sebelumnya diteliti terlebih dahulu (ay.2). Semuanya kemudian dibukukannya seperti seorang koki yang paham betul semua resep dan kemudian resep-resep itu dibukukan supaya orang lain dapat memanfaatkannya. Yang menarik bagi kita, apa yang ditularkan atau dibagikan oleh Penulis Injil Lukas bukan sekedar informasi seperti laporan seorang wartawan, melainkan apa yang dibagikannya adalah kebenaran: "supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar" (ay.4).

Belajar dari penulis Injil Lukas, kita patut bertanya: apakah juga ada kerinduan dalam diri kita untuk membagikan "Kabar Baik" dan kebenaran yang telah kita ketahui dan alami dalam hidup kita kepada orang lain?

 


Refleksi:

Hal yang baik dan benar seharusnya dibagikan kepada orang lain.

 

Mzm.24; Yes.60:8-16; Luk.1:1-4

Latest ARTICLE