02 December 2016 / Renungan Harian

Doa untuk Pemerintah


media

Doa  untuk Pemerintah

Mazmur 72:1-7, 18-19

Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja... (Mzm.72:1)

 

Ketika ibadah Minggu, apa yang diucapkan dalam doa syafaat untuk pemerintah? Tidak jarang doa itu hanya mengulangi pokok doa minggu sebelumnya sehingga terasa sebagai rutinitas. Mazmur hari ini bisa dipahami juga sebagai doa syafaat bagi pemerintah.

Pemazmur berseru: "Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja!" (Mzm.72:1) --dalam terjemahan Alkitab BIMK: "ajarkanlah hukum-Mu kepada raja". Dalam doa ini, Pemazmur menganggap bahwa raja tidak berada di atas hukum, tetapi di bawah hukum. Lebih dari itu, Pemazmur berharap bahwa raja adalah orang yang belajar hukum dari Allah sendiri -- Sang pemberi hukum. Itu berarti raja tidak boleh bertindak sewenang-wenang atau menafsirkan hukum menurut pikirannya sendiri. Raja harus selalu belajar untuk menundukkan diri di bawah Allah karena, mengutip Lord Acton, "Kekuasaan cenderung menyimpang dan kekuasaan mutlak pasti mutlak menyimpang."

Selanjutnya Pemazmur berdoa: "Semoga raja membela hak rakyat jelata, menolong orang-orang miskin dan menumpas penindas-penindas mereka" (LAI-BIMK). Rakyat jelata dan orang miskin adalah golongan rentan dalam masyarakat. Mereka tidak bisa bergantung kepada pengacara yang siap membela yang bayar. Karena itulah, Pemazmur berdoa agar sang pemimpin tertinggi sungguh-sungguh memedulikan mereka. Ini jugakah doa kita bagi pemerintah?

 


Doa:

Tuhan,berikanlah kemampuan kepada pemerintah untuk bersikap adil. Amin.

 

Mzm.72:1-7, 18-19; Yes.30:19-26; Kis.13:16-25 

Latest ARTICLE