Galatia 3:23-29
Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani… (Gal.3:28)
“Aku bermimpi: suatu hari di bukit-bukit merah Georgia anak-anak para budak belian dan anak-anak para pemilik budak itu duduk bersama-sama di meja perjamuan. Aku bermimpi : keempat anakku pada suatu hari akan tinggal di suatu negara yang tidak menilai orang menurut warna kulitnya, melainkan menurut wataknya”, harap Martin Luther King, Jr. Saat menentang diskriminasi rasial di Alabama, Amerika Serikat, tahun 1958.
Persoalan ras memang bukan barang baru. Ia sama tuanya dengan peradaban manusia. Orang merasa perlu menilai orang lain berdasarkan warna kulitnya. Perbedaan warna kulit kadang menjadi alasan kuat untuk melakukan pembedaan. Agaknya itu jugalah yang menjadi persoalan dalam jemaat di Galatia. Untuk menjawab persoalan itu, Paulus menegaskan: “Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka…karena kamu semua adalah satu di dalam tubuh Kristus Yesus” (ay.28)
Bagi Paulus, perbedaan warna kulit tidak boleh menjadi alasan melakukan pembedaan karena semua orang satu di dalam Kristus. Kristus telah menebus semua orang. Penyelamatan Allah di dalam Kristus tidak hanya untuk orang Yahudi, juga bukan hanya untuk orang Yunani, tetapi untuk semua orang. Karena itu, setiap pengikut Kristus diminta untuk menghargai setiap orang apa pun warna kulitnya.
Doa:
Tuhan, Jangan biarkan kami membeda-bedakan orang di sekitar kami. Amin.
Mzm.80:2-8,18-20; 2Sam.7:1-17; Gal.3:23-29