23 September 2016 / Renungan Harian

Diciptakan untuk Berbuat Baik


media

Diciptakan untuk Berbuat Baik

Efesus 2:1-10

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Ef.2:10)

Pak Ego adalah seorang Kristen. Namun, ia tidak mau aktif bergereja. Ia tidak pernah membantu tetangga yang kesusahan. Bila istrinya mengingatkan, Pak Ego akan menjawab, "Keselamatan itu anugerah, Bu, rajin beribadah atau berbuat baik tidak akan menyelamatkan." Hal itu sering membuat Bu Ego bingung.

Siapa bilang orang Kristen tidak perlu berbuat baik? Memang benar bahwa keselamatan bukanlah upah atau imbalan atas perbuatan baik kita. Namun, perbuatan baik adalah tanda syukur atas keselamatan kita. Kitab Suci menegaskan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah dalam Kristus Yesus. Namun, tidak berarti bahwa orang Kristen tidak perlu lagi berbuat baik dalam hidupnya. Orang Kristen wajib berbuat baik. Itu adalah panggilan yang hakiki. Setiap orang diciptakan Allah untuk melakukan perbuatan baik yang telah dipersiapkan-Nya. Tuhan menghendaki agar kita hidup di dalamnya.

Kita hanyalah alat di tangan Tuhan. Tuhan menjadikan kita untuk melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tiada yang lebih membahagiakan selain memberi diri kita untuk dipakai Tuhan melakukan karya-Nya. Karena itu, kita tidak boleh mengabaikan panggilan untuk terus berbuat baik. Kita patut bersyukur telah diciptakan Tuhan untuk melakukan perbuatan baik.

 


Refleksi:

Berbuat baik adalah panggilan kita. Berbuat baik adalah tanda syukur kita.

 

Mzm.146; Ams.28:3-10; Ef.2:1-10

Latest ARTICLE