03 June 2019 / Renungan Harian

CERMINAN KRISTUS


media

CERMINAN KRISTUS
Kisah Para Rasul 16:35-40

Lalu mereka meninggalkan penjara itu dan pergi ke rumah Lidia; dan setelah bertemu dengan saudara-saudara di situ dan menghiburkan mereka, berangkatlah kedua rasul itu. (Kis.16:40)

Dietrich Bonhoeffer adalah seorang pendeta dari Jerman yang menjalani peran kependetaan yang tidak biasa. Ia berkarya semasa Jerman berada dalam kepemimpinan diktator Adolf Hitler yang terkenal keji. Karena perlawanannya yang tegas terhadap rezim Nazi, ia ditangkap, dipenjarakan dan akhirnya dieksekusi. Namun, selama di dalam penjara, Bonhoeffer tidak larut dalam kesedihan. Dicatat ada begitu banyak karya tulis yang dihasilkan olehnya dan menjadi inspirasi banyak orang sampai sekarang.

Begitu juga Paulus dan Silas. Sekalipun dipenjara karena mengusir roh tenung dari seorang hamba perempuan (ay.16), Paulus dan Silas tidak larut dalam kesedihan atau terlihat menderita. Sebaliknya, mereka berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah (ay. 25). Semua orang yang ada dalam penjara mendengarkan mereka, bahkan bertobat. Peristiwa ajaib pun terjadi. Belenggu mereka terlepas dan pintu penjara terbuka (ay. 26). Paulus dan Silas telah menjadi cerminan Kristus; menyatakan jalan selamat dan memberi penghiburan.

Setiap orang yang percaya kepada Kristus adalah cerminan hidup Kristus sendiri. Memang, kita tidak dapat menghindari kesulitan dan tidak semua tindakan kita dalam Kristus disukai orang. Contohnya, Paulus yang mengusir roh tenung dari hamba perempuan dan Bonhoeffer yang menentang rezim Nazi. Apa yang bisa kita lakukan? Tetap melakukan hal yang benar, setidaknya kita bisa saling menghibur dan menguatkan.

DOA:

Allah Bapa yang penuh kasih karunia, kuatkan kami untuk menjadi cerminan hidup Kristus; berani melakukan hal yang benar dan juga bersedia untuk saling menghibur dan menguatkan. Amin.

Mzm. 29; Kel. 40:16-38; Kis. 16:35-40

Latest ARTICLE