24 January 2017 / Renungan Harian

Buah Keselamatan


media

Buah Keselamatan

Filipi 2:12-18

...karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar... (Flp.2:12)

Harry sering mendadak menghilang. Tiba-tiba ia terlihat sedang mengangkat koper seorang nenek tua, menuntun orang buta menyeberang jalan, mengantarkan orang yang tersesat, dan banyak lagi yang ia lakukan untuk menolong orang-orang yang kesulitan. Temannya heran dan bertanya, "Darimana kamu belajar hal-hal seperti itu?"

"Ketika di Vietnam, sebagai petugas penjinak ranjau, saya sering menyaksikan teman-teman saya tewas terkena ledakan ranjau", kenangnya. "Saya belajar hidup di setiap langkah yang saya pijak. Saya tidak pernah tahu apakah langkah selanjutnya merupakan pijakan terakhir atau bukan sehingga saya belajar melakukan sesuatu yang sanggup saya lakukan. Saya bersyukur bisa selamat sampai hari ini. Maka, setiap ayunan langkah saya adalah dunia baru --dunia di mana saya mengerjakan ungkapan syukur atas pertolongan Tuhan".

Banyak orang Kristen terlena tidak melakukan pekerjaan baik karena mereka berpikir bahwa dirinya telah diselamatkan. Pikir mereka: "Perbuatan baik tidak lagi menentukan keselamatan!" Itu benar, tetapi Paulus mengingatkan: justru karena kita sudah diselamatkan, maka kita harus mengerjakan segala hal yang baik dengan sungguh-sungguh serta penuh sukacita. Paulus berpesan, "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan..." (Flp.2:14). Dengan demikian, kita dapat memancarkan cahaya keselamatan itu.

 


Refleksi:

Perbuatan orang yang telah benar-benar menerima keselamatan seharusnya lebih baik karena dikerjakan dengan ucapan syukur.

 

Mzm.27:7-14; Hak.7:12-22; Flp.2:12-18

Latest ARTICLE