(Kis. 3:16)

">


28 February 2019 / Renungan Harian

Bersaksi adalah Mempertaruhkan


media

Bersaksi adalah Mempertaruhkan

Kisah Para Rasul 3:11-16

"Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan …." (Kis. 3:16)

Bersaksi adalah panggilan setiap orang Kristen. Banyak orang telah mempertunjukkan hal itu. Namun, bagaimanakah bersaksi yang benar? Firman Tuhan hari ini memperlihatkan kisah Petrus yang bersaksi. Kisah Petrus ini memberi pengajaran tentang cara, isi, dan konsekuensi bersaksi.

Perikop ini memperlihatkan Petrus bersaksi yang benar sebagai berikut:

Bersaksi sendiri di hadapan orang banyak. Petrus tidak mengajak-ajak orang lain atau tergantung pada ada atau tidak adanya pendukung. Yohanes sudah ada bersama Petrus sejak awal, bukan hasil ajakan.

Bersaksi tentang kebenaran. Petrus bersaksi tentang Kristus yang telah dibunuh oleh orang Yahudi. Petrus tidak bersaksi tentang diri sendiri, melainkan Kristus.

Bersaksi atas fakta. Petrus bersaksi atas kejadian yang baru saja dialami, yakni kesembuhan orang lumpuh. Kesembuhan itu adalah karya Kristus, bukan kemampuan Petrus.

Konsekuensi bersaksi yang benar adalah pertaruhan hidup. Dalam bersaksi tentang Kristus, Petrus dihadapkan ke Mahkamah Agama Yahudi. Ia tidak menerima pujian atau sekadar sambutan positif.

Keempat hal ini merupakan godaan setiap orang yang bersaksi. Bersaksi sekalipun tanpa pendukung, tentang Kristus dan karya-Nya, serta bukan untuk pujian diri sendiri. Setiap orang yang bersaksi dengan benar pasti memuliakan Allah di dalam Yesus Kristus.


 

DOA:

Tuhan, kami mau terus belajar dan merendahkan diri untuk bersaksi yang benar. Amin.

Mzm. 99; Ul. 9:1-5; Kis. 3:11-16

Latest ARTICLE