Kisah Para Rasul 22:22 - 23:11
Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya... (Kis.23:11)
Film Rambo berkisah tentang seorang tentara Amerika yang bernama John Rambo yang terkenal karena kehebatannya dan memiliki jiwa pemberani. Dalam setiap aksinya, Rambo selalu berhasil mengalahkan ratusan musuhnya, bahkan sekalipun ia hanya seorang diri menghadapi mereka. Tidak mengherankan juga jika di sekeujur tubuhnya ada begitu banyak bekas luka. Hal itu sesuai dengan ungkapan "Seorang pemenang selalu penuh dengan bekas luka".
Hal serupa juga ada pada rasul Tuhan yang bernama Paulus. Kesulitan, ancaman, dan aniaya selalu muncul di dalam tugas Paulus mewartakan Injil. Bahkan, ancaman kematian begitu dekat dirasakan olehnya. Suara ancaman itu tampak dalam pernyataan orang banyak, "Enyahkan orang ini dari muka bumi! Ia tidak layak hidup!" (ay.22:22). Dari tengah ancaman kematian dan kemarahan orang banyak, Paulus dapat meloloskan diri seperti belut yang licin yang selalu bisa lepas dari tangan penangkapnya. Senjata yang digunakan Paulus, bukanlah pedang atau kekerasan, melainkan kecerdikan (ay.22:25), keberanian (ay.23:3), kemampuan membaca dan memanfaatkan situasi (ay.23:6), dan yang terlebih utama adalah Tuhan yang berada di sisinya (ay.23:11).
Apakah kita juga siap mengasah kemampuan yang sama seperti yang dimiliki oleh Paulus? Apakah perjuangan hidup yang kita lakukan sudah sesuai dengan kehendak-Nya sehingga Ia selalu berada di sisi kita?
Refleksi:
Seorang pemenang penuh dengan bekas luka yang menandakan bahwa ia sungguh berjuang.
Mzm.17:1-9; Ul.25:5-10; Kis.22:22 - 23:11