24 July 2017 / Renungan Harian

Baik dan Buruk


media

Baik dan Buruk

Nahum 1:1-13

TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan... (Nah. 1:7)

Di dalam kehidupan keluarga, seorang anak sering merasa diperlakukan tidak adil oleh orang tuanya ketika uang saku yang diterimanya berbeda dari uang saku kakaknya. Padahal, itulah keadilan orang tua kepada anak-anaknya yang memang memiliki kebutuhan yang berbeda.

Niniwe memiliki masalah dengan Allah. Niniwe menindas negeri-negeri lain, menyembah berhala, dan melakukan berbagai tindakan jahat. Allah melihat semua itu sebagai hal yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Melalui nabi Nahum, Allah berfirman tentang kehancuran Niniwe di masa depan, dengan menggunakan kata-kata kemurkaan dan pembalasan. Niniwe akan segera menghadapi pengadilan.

Allah bukanlah Allah yang tidak adil. Allah memberikan perlindungan, pertolongan, penghiburan, bagi mereka yang percaya kepada-Nya, tetapi Dia juga memberikan penghukuman terhadap mereka yang tidak menaati perintah-Nya. Jika kita percaya dan taat, kita dapat menikmati penghiburan dalam perlindungan Allah, bahkan di masa sulit sekalipun. Keadilan Allah memang bukanlah keadilan manusia. Apa yang seringkali dipandang tidak adil sesungguhnya itulah keadilan Allah yang sebenarnya. Keadilan Allah adalah keadilan yang mengantar manusia pada kebaikan sekalipun kita mungkin tidak mudah memahaminya karena datangnya bisa melalui kesulitan atau hal yang tampaknya tidak adil.

 


Refleksi:

Setiap orang harus berhadapan dengan Allah sebagai juruselamat atau sebagai hakim.

 

Mzm. 75; Nah. 1:1-13; Why. 14:12-20

Latest ARTICLE