21 February 2017 / Renungan Harian

Bagian yang Utama


media

Bagian yang Utama

Mazmur 119:57-64

Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. (Mzm.119:57)

Karena krisis ekonomi, seorang pengusaha menjadi bangkrut. Untuk menutupi utang-utangnya, ia harus menjual semua yang ada. Kini, ia harus memulai lagi hidupnya dengan kondisi seperti 15 tahun lalu. Ia tinggal dalam rumah sempit dan sederhana bersama dengan istri dan satu anak mereka. Hidup bagaikan menukik ke bawah. Namun, istrinya tetap setia mendampinginya tanpa mengeluh. Ia terharu dan sangat berterima kasih kepada istrinya. Istrinya itu kemudian berkata: "Bagiku yang penting adalah bersamamu, suamiku. Karena engkau yang penting, maka yang lain menjadi kurang penting".

Segala kecintaan Pemazmur terhadap firman Tuhan dimulai dengan ketetapan hatinya terhadap Tuhan itu sendiri. Bagi Pemazmur, Tuhan adalah bagiannya yang utama. Bagaikan seorang istri yang memandang suaminya sebagai yang utama, demikianlah Pemazmur memandang Tuhan. Kebersamaan dengan Tuhan adalah hal istimewa sehingga firman-Nya selalu menjadi bagian terindah dalam kehidupannya. Melalui firman Tuhan, Pemazmur dapat menikmati kebersamaan dengan Tuhan, Pribadi yang utama itu. Inilah yang membuat Pemazmur tidak berpaling kepada hal-hal lain di dunia ini.

Jika Tuhan itu yang utama, maka kita bisa dengan mudah memilih dan memilah mana yang berikutnya. Namun, jika Tuhan itu bukan hal yang utama, maka yang lain-lain akan menjadi yang utama.

 


Doa:

Tuhan, Engkau adalah yang utama bagi kami. Amin

 

Mzm.119:57-64; Kej.31:1-3,17-50; Ibr.12:14-16

Latest ARTICLE