Mazmur 33:12-22
Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka. (Mzm.33:15)
Seorang pemuda yang sedang jatuh hati akan merasa sangat senang ketika kekasihnya itu memperhatikannya. Seorang pekerja yang tekun bekerja juga akan merasa gembira ketika tahu bahwa atasannya memperhatikannya. Namun, seorang pelajar yang berniat menyontek saat ujian dan pekerja yang tidak jujur tidak akan suka jika guru atau atasannya memperhatikannya. Mereka takut ketahuan keburukannya.
Pemazmur mengingatkan umat bahwa Tuhan memperhatikan mereka. Bukan sekedar melihat sepintas, melainkan memperhatikan segala yang dikerjakan. Pemazmur menyebut manusia yang diperhatikan oleh Tuhan sebagai berbahagia. Tidak ada manusia yang bisa berhasil dengan kekuatannya sendiri. Jadi, jika kita diperhatikan Tuhan, kita akan berbahagia karena Tuhan mengerti dan memahami segala kebutuhan dan kesulitan kita. Jika Tuhan memperhatikan kita, kita pun bisa hidup dengan penuh harapan.
Sebagai bangsa Indonesia, kita sering merasa tidak memiliki harapan dengan maraknya kekerasan, korupsi, dan ketidakadilan. Namun, jika kita meyakini bahwa Tuhan mengasihi bangsa kita, Ia pun pasti memperhatikan bangsa kita. Perhatian Tuhan ini dapat membuat bangsa kita melanjutkan hidup dengan penuh pengharapan. Tuhan tidak akan diam saja. Tuhan akan bertindak dengan menggunakan banyak orang baik untuk mendatangkan kebaikan bagi bangsa ini.
Doa:
Tuhan, ajarilah kami dan bangsa kami untuk meyakini bahwa perhatianMu akan memampukan kami membawa kebaikan. Amin
Mzm.33:12-22; Ayb.21:1-16; Rm.9:1-9